Beato Zenon Kovalky
Selasa, 21 Mei 2013
ORANG KUDUS
Jumat, 17 Mei 2013
GEMPAR 19 Mei 2013
<!--[if gte mso 9]>
Eepc-intel
Normal
User
2
8
2013-05-18T15:28:00Z
2013-05-18T15:28:00Z
4
1456
8304
69
19
9741
12.00
<![endif]
ROH KUDUS: Siapakah Dia? (2)
RUANG KATEKESE
ROH KUDUS: Siapakah Dia? (2)
Karakter
dari Roh Kudus
Teolog besar
Gereja Katolik, St. Thomas Aquinas memberikan pemaparan tentang lima
karakter dari Roh Kudus, sebagai berikut:
1. Roh Kudus adalah Tuhan. Rasul
Paulus mengajarkan bahwa para malaikat adalah roh yang melayani manusia, agar
manusia dapat memperoleh keselamatan (lih. Ibr 1:14). Namun demikian, Roh Kudus
bukanlah malaikat yang murni spiritual, namun Roh Kudus sendiri adalah Tuhan. Injil
Yohanes menyebutkan bahwa Allah adalah Roh (lih. Yoh 4:24). Rasul Paulus juga
menyebutkan hal yang sama: “Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah,
di situ ada kemerdekaan” (2Kor 3:17).
Kamis, 16 Mei 2013
ADORASI-1
<!--[if gte mso 9]>
User
Normal
User
1
8
2013-05-17T02:57:00Z
2013-05-17T03:05:00Z
4
1205
6875
57
16
8064
12.00
<![endif]
EKARISTI JUMAT PERTAMA
“Lihatlah Hati itu yang
telah mengasihi umat manusia
dan memberikan
segala-galanya kepada mereka,
bahkan menyerahkan dirinya
sediri sebagai jaminan kasih-Nya,
tetapi menerima dari
sebagian besar umat manusia,
bukan balasan kasih,
melainkan rasa tidak berterimakasih,
dan penghinaan kepada Sakramen Kasih.”
Di berbagai paroki perayaan Ekaristi Jumat
Pertama (di awal bulan) biasanya jauh lebih meriah dan lebih banyak umat yang
hadir daripada ekaristi pada hari Jumat lainnya; apalagi dibandingkan dengan
misa harian. Bahkan di sekolah-sekolah Katolik Misa Jumat Pertama sudah suatu
hal yang “sepertinya” wajib! Mengapa Hari Jumat Pertama (dan ekaristi pada hari
itu) begitu istimewa?
Rabu, 15 Mei 2013
KUMPULAN DOA-2
<!--[if gte mso 9]>
ismail - [2010]
Normal
ismail - [2010]
2
80
2013-05-16T01:50:00Z
2013-05-16T01:50:00Z
11
3012
17170
home
143
40
20142
14.00
<![endif]
-->
DOA PRIBADI / KELOMPOK
DOA SEBELUM KOMUNI PS 210
Ya Allah,
bagaikan rusa merindukan sungai, demikianlah hatiku rindu pada-Mu. Hatiku haus
akan Dikau, Allah yang hidup.
Tuhan Yesus
Kristus, seperti kerinduan pemazmur akan Allah yang hidup, demikianlah hatiku
rindu akan Tubuh dan Darah-Mu, akan Dikau sendiri. Maka sudilah Engkau datang,
dan berse-mayamlah di dalam hatiku. Jadikanlah aku kemah kediaman-Mu sendiri.
Tuhan, sucikanlah
hatiku, agar pantas menyambut-Mu. Semoga keha-diran-Mu membe-rikan kekuatan
untuk mengamalkan amanat kasih-Mu. Sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan
sepanjang masa. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)


