SELAMAT HARI RAYA PASKAH 2016

Kamis, 01 Maret 2012

Jalan Salib

KOK NGGAK ADA DI ALKITAB..???
Kisah sengsara Yesus dalam Injil - terutama sekali tulisan St Lukas - menjadi sumber bagi sebagian besar dari ke-1 perhentian Jalan Salib tradisional. Peristiwa Yesus dijatuhi hukuman mati oleh Pilatus, Yesus memanggul salib-Nya, Simon dari Kirene membantu memanggul salib, perempuan-perempuan yang menangisi-Nya, pakaian Yesus ditanggalkan, Yesus disalibkan, Yesus wafat, Yesus diturunkan dari salib dan dimakamkan, semuanya dicatat dalam Kitab Suci.
Tetapi bagaimana dengan peristiwa-peristiwa yang tidak disebutkan dalam Injil? Misalnya peristiwa Yesus berjumpa dengan Maria, Bunda-Nya; Veronika mengusap wajah Yesus; Yesus jatuh sebanyak tiga kali? Dari manakah kisah-kisah ini berasal? Tampaknya kisah-kisah tersebut berasal dari para peziarah perdana yang mengunjungi Yesusalem.

Minggu, 26 Februari 2012

PERTEMUAN I - APP 2012


“Panggilan Hidup
Mewujudkan Kesejahteraan Bersama”


Tema Pertemuan:
Tema pertemuan pertama ini adalah “Panggilan Hidup Mewujudkan Kesejahteraan Bersama”. Kitab Kejadian bab satu menggambarkan betapa Allah mengharapkan keberadaan manusia sebagai citra-Nya mampu melakukan kehendak-Nya. Kej 2:15 memperjelas maksud Kitab Suci akan panggilan hidup kita, yakni : “….. Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu”.

Inti pertemuan:
Allah mengundang kita untuk menjaga, memelihara, mengolah, dan mengembangkan alam semesta untuk kesejahteraan umat manusia. Upaya perjuangan hidup sejahtera merupakan panggilan dan tanggung jawab setiap orang pada umumnya dan secara khusus umat beriman Katolik. 

AKSI PUASA PEMBANGUNAN (APP) 2012 - PENGANTAR

Mewujudkan Hidup Sejahtera
PANGGILAN HIDUP DAN TANGGUNGJAWAB


Pengantar

      Tema APP 2012 adalah rangkaian tema besar (2012-2017) “Mewujudkan Hidup Sejahtera.” Tema ini kelanjutan tema 2007-2011 “Pemberdayaan Kesejatian Hidup.” Setelah selama 5 tahun kita diajak untuk “memberdayakan” hidup sejati dalam kehidupan masyarakat, komunitas, keluarga, saudara beda agama dan lingkungan hidup, maka 5 tahun mendatang kita diajak untuk merenungkan, merencanakan dan aksi nyata untuk mewujudkan bagaimana hidup sejahtera itu.

      Tema tahun 2012 “Panggilan Hidup dan Tanggungjawab” mengajak kita untuk melihat apa panggilan dan tanggungjawab dasariah kita sebagai orang beriman. Jawaban atas hal itu kita temukan dalam Kej 2:15 “mengusahakan dan memelihara” ciptaan Tuhan.


Hasil / sasaran yang ingin dicapai
  1. Tumbuh dan berkembangnya semangat persatuan diantara umat Katolik dalam kehidupan basisnya (KBG, Lingkungan) dan antar basis di dalam Gereja demi membangun kesejahteraan bersama.
  2. Meningkatnya semangat rela berbagi diantara umat (pribadi, kelompok) dengan diwujudkan dalam aksi nyata, sesuai dengan situasi dan potensi setempat.
  3. Tumbuhnya kesadaran untuk ikut dalam karya penciptaan (mengusahakan dan memeliharanya) baik secara pribadi maupun dalam kebersamaan.

Selasa, 21 Februari 2012

SEJARAH HARI RABU ABU

Rabu Abu (dies cinerum)

Rabu Abu yang awalnya dikenal dengan nama dies cinerum (hari abu) adalah hari pertama masa Pra-Paskah, yaitu 40 hari sebelum Paskah (hari Minggu tidak dihitung) atau 44 hari (termasuk Minggu) sebelum Jumat Agung.  Pada Rabu Abu dan setiap hari jumat selama  40 hari tersebut umat Katolik berusia 18–59 tahun diwajibkan berpuasa, dengan batasan makan kenyang paling banyak satu kali, dan berpantang.

Pada Pada hari Rabu Abu, umat katolik datang ke Gereja dan diberi tanda salib dari abu sebagai simbol upacara ini pada dahinya. Simbol ini mengingatkan umat akan ritual Israel pada jaman dahulu di mana seseorang menabur abu di atas kepalanya atau di seluruh tubuhnya sebagai tanda kesedihan, penyesalan dan pertobatan (Ester 4:1, 3). Dalam Mazmur 102:10 penyesalan juga digambarkan dengan "memakan abu": "Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan."